05 November 2008

Rumah Potong Hewan Pajagalan Cimahi

Kota Cimahi memang terkenal akan bangunan-bangunan tua bersejarah, salah satunya adalah Rumah Pemotongan Hewan yang berada di Ji.Sukimun Baros.
RPH ini lebih dikenal masyarakat dengan nama RPH pajagalan, namun tempat pemotongan hewan seperti Sapi, kerbau dan lain-lain ini sudah lama tidak beroperasi, sehingga terlihat terbengkalai.
Namun ada khabar bahwa RPH yang mempunyai luas sekitar 10.000 m2 ini akan direnovasi dan diaktifkan kembali oleh pemerintah kota Cimahi melalui bidang agribisnis Dinas Perekonomian dan Koperasi (Disperekop), sehingga warga yang telah lama menempati lokasi RPH harus meninggalkan tempat yang merupakan milik pemerintah Kota Cimahi tersebut.
Keputusan mengaktifkan kembali RPH ini agar memudahkan kontrol terhadap peredaran daging di Kota Cimahi mengingat di lokasi RPH juga ada Pusat Kesehatan Hewan atau PUSKESWAN.

03 November 2008

PPTSP Cimahi Raih Penghargaan Dari SBY

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Cimahi menerima penghargaan dari presiden Susilo Bambang Yudoyono berupa piala citra pelayanan prima 2008 yg diserahkan di Istana Negara, Jakarta.
Penerima penghargaan tersebut adalah Kabid Perizinan Dinas Penanaman Modal (Dispenmo) Cecep Surachman di saksikan walikota Cimahi Itoc Tochija MM.
Kegiatan ini adalah programnya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara.
Pemkot Cimahi menunjuk PPTSP dan Puskesmas Cimahi Selatan untuk mengikuti kompetisi ini.
Penghargaan ini diraih kemungkinan karena mekanisme dan sarana serta prasarana yang dimiliki oleh PPTSP Kota Cimahi.

02 November 2008

Penjagaan ketat Di Kota Cimahi

Hari Sabtu kemarin Kota Cimahi terasa berbeda, penjagaan ketat nampak terlihat di beberapa sudut jalan, ternyata hal itu berkaitan dengan kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudoyono yang akan menghadiri penutupan acara gladian panji geografi di Situ Lembang Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, yang tentu saja akan melalui wilayah Kota Cimahi.
Rombongan Presiden SBY tiba di Cimahi siang hari melalui gerbang Tol Baros, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Dustira kolmas dan akhirnya sampai di Situ Lembang.
Di sepanjang jalan yg di lalui nampak di beberapa titik masyarakat antusias menyaksikan rombongan presiden tersebut.
Sementara itu untuk mengamankan kedatangan rombongan presiden tersebut pihak keamanan menurunkan sekitar 500 personil dari unsur TNI, POLRI, DISHUB dan SATPOL PP.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...