03 August 2011

PEMKOT Siapkan Rp.5 Miliar Untuk Penerapan E-KTP Di Cimahi

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menyiapkan biaya sekitar Rp 5 miliar
untuk pelaksanaan penerapan KTP elektronik (e-KTP) di Kota Cimahi yang
menjadi program nasional dari Kemendagri. Dana tersebut dari APBD
murni dan APBD perubahan yang nantinya akan dialokasikan untuk biaya
tenaga 141operator (47 PNS dan 94 non-PNS).
Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)
Kota Cimahi, Erik Yudha Buana, Tidak ada bantuan dana dari pemerintah
pusat, melainkan hanya bantuan berupa alat.
Erik menyampaikan dalam pelaksanaan e-KTP nanti, Kota Cimahi
menggunakan dua pola, yaitu online dan offline. Untuk mempercepat
proses rekaman sidik jari dilakukan di kelurahan yang dilanjutkan ke
kecamatan dengan sistem offline. Data tersebut nantinya terhubung
langsung ke pusat.
Pelaksanaan e-KTP idealnya dilaksanakan mulai 1 Agustus. Tetapi karena
alat e-KTP baru dikirimkan pada Jumat (29/7) maka baru dimulai setelah
tanggal 1 Agustus. Setelah ada alat dilakukan bimbingan teknik
(bintek) serta dilakukan penginstalan dan database jumlah wajib KTP di
Cimahi pun di-inject ke dalam alat tersebut.
Kendati jumlah operator telah mumpuni dan bantuan 33 alat, di
antaranya 3 alat mobile, Erik tidak dapat menyakinkan program e-KTP
dapat selesai dalam 125 hari. "Kami harus optimistis dapat selesai dan
tercapai target 125 hari. Tetapi kami tidak bisa menjamin sepenuhnya
karena bisa saja terjadi human error atau mati listrik dan sebagainya.
Idealnya kebutuhan alat untuk mencapai target penyelesaian e-KTP
sebanyak 47 alat," tambahnya.
Ia memprediksi satu alat perharinya dapat merekam data penduduk
sebanyak 150orang. Sedangkan jumlah wajib KTP sampai Juni kemarin
mencapai 441.465 jiwa, sebelumnya pada Mei sebanyak 421.908 jiwa.
Jumlah wajib KTP hingga Agustus nanti diprediksi terus bertambah,
mengingat masih banyak warga yang akan berusia 17 tahun di bulan
Agustus.
Selain Kota Cimahi, 10 kota dan kabupaten lainnya di Jabar yang akan
melaksanakan e-KTP tahun ini adalah Kota Cirebon, Kab. Cirebon, Kab.
Majalengka, Kab. Indramayu, Kab. Ciamis, Kab. Garut, Kab. Sumedang,
Kota Sukabumi, Kota Depok, dan Kota Bekasi. Sedangkan total daerah
secara nasional yang menjadi pilot project dalam pembuatan e-KTP
sebanyak 167 kota/kabupaten.

Sumber: www.cimahikota.go.id

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...