10 September 2008
Buruh Di Cimahi Minta Transparansi PT.Jamsostek
Puluhan buruh dari 15 industri di Kota Cimahi mendatangi kantor cabang PT.Jamsostek untuk menuntut transparansi dalam pengelolaan bea siswa putra-putri buruh yang menjadi peserta jamsostek. Terbukti dengan pengurangan jumlah penerima bea siswa di sejumlah perusahaan. Dari 15 perusahaan tersebut di antaranya PT.Suritex, PT.Sansan I dan Sansan V, Oriental, Hegar Mulya, Matahari, dan PT.Gamatex. Sosialisasi yang dilakukan oleh Jamsostek tak maksimal
07 September 2008
Antara Cimahi Dan Bandung
Secara geografis, budaya, dan sejarah Kota Cimahi memang tak lepas dari nama kota Bandung. Secara geografis batas wilayah kota Cimahi dan kota Bandung hampir tak terlihat, padatnya kedua kota itu menjadi salah satu faktor penyebab samarnya perbatasan, karena padatnya pemukiman dan bangunan komersial merambah sampai keperbatasan kedua kota tersebut. Selain kedua kota ini termasuk kedalam daerah cekungan Bandung bersama dengan saudaranya yang lain yaitu Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, sehingga kawasan cekungan kerap dipanggil dengan sebutan Bandung Raya.
Secara budaya dan sejarah jelas kedua kota ini banyak kesamaan, suku sunda adalah warga asli kedua kota ini dan sekarang kedua kota ini menjadi sebuah kota yang heterogen akibat dari urbanisasi. Hal yang wajar karena kedua kota ini juga menjadi kota industri yang tentu saja akan menarik minat para pendatang dari luar kedua kota tersebut.
Dulu sebelum Cimahi menjadi sebuah kota yang otonom, sempat ada wacana untuk menyatukan kedua kota ini, yaitu Cimahi dimasukkan kedalam wilayah administrasi kota Bandung untuk menciptakan sebuah kota metropolitan, indikasinya sempat terlihat ketika Cimahi yang dulu masih berada dalam wilayah kab.Bandung memberikan sebagian wilayah diperbatasan kepada pemkot Bandung.
Namun penyatuan itu tidak terjadi karena Cimahi lebih memilih menjadi kota yang mandiri pada tahun 2001.
Jadi perbedaanya adalah Bandung adalah sebuah kota besar yang padat dan Cimahi adalah kota kecil yang padat. Bandung adalah kota yang Cukup tua dan Cimahi tentu saja kota yang masih muda, namun secara administatif kedua kota ini satu tingkat..sama-sama daerah tingkat II yang dipimpin oleh seorang walikota.
Secara budaya dan sejarah jelas kedua kota ini banyak kesamaan, suku sunda adalah warga asli kedua kota ini dan sekarang kedua kota ini menjadi sebuah kota yang heterogen akibat dari urbanisasi. Hal yang wajar karena kedua kota ini juga menjadi kota industri yang tentu saja akan menarik minat para pendatang dari luar kedua kota tersebut.
Dulu sebelum Cimahi menjadi sebuah kota yang otonom, sempat ada wacana untuk menyatukan kedua kota ini, yaitu Cimahi dimasukkan kedalam wilayah administrasi kota Bandung untuk menciptakan sebuah kota metropolitan, indikasinya sempat terlihat ketika Cimahi yang dulu masih berada dalam wilayah kab.Bandung memberikan sebagian wilayah diperbatasan kepada pemkot Bandung.
Namun penyatuan itu tidak terjadi karena Cimahi lebih memilih menjadi kota yang mandiri pada tahun 2001.
Jadi perbedaanya adalah Bandung adalah sebuah kota besar yang padat dan Cimahi adalah kota kecil yang padat. Bandung adalah kota yang Cukup tua dan Cimahi tentu saja kota yang masih muda, namun secara administatif kedua kota ini satu tingkat..sama-sama daerah tingkat II yang dipimpin oleh seorang walikota.
06 September 2008
Jl.Sriwijaya Raya
Menurut salah satu sumber jalan ini dulu terkenal dengan nama Jl.Gedung Delapan, namun kini jalan ini berubah nama menjadi Jl.Sriwijaya Raya, mungkin disesuaikan dengan kawasan ini yang dulunya terdapat lapangan Sriwijaya yang kini telah hilang berubah menjadi Pasar Antri Baru dan terminalnya serta gedung perkantoran PUSSEN ARHANUD. Nama Sriwijaya juga tak lepas dari perumahan KPAD Sriwijaya.
Di jalan ini kerap terjadi kemacetan, terutama pada pagi hari. Hal ini disebabkan keberadaan terminal dan pasar yang memang bersinggungan dengan jalan ini, ditambah dengan banyaknya trayek Angkot yang melalui jalan ini, seperti trayek angkot Cimahi-Bandung (St.Hall dan Leuwi Panjang), Cimahi-Padalarang, Cimahi-Cibeber, Cimahi-Cimindi, Cimahi-Cibeber via Contong, Cimahi-Cangkorah, dan Cimahi-Parongpong. Kemacetan tentu saja membuat panas apalagi jika terjadi pada siang hari, untung saja di jalan Sriwijaya Raya ini masih banyak pohon besar yang dapat mengurangi panasnya kota.
Di jalan ini kerap terjadi kemacetan, terutama pada pagi hari. Hal ini disebabkan keberadaan terminal dan pasar yang memang bersinggungan dengan jalan ini, ditambah dengan banyaknya trayek Angkot yang melalui jalan ini, seperti trayek angkot Cimahi-Bandung (St.Hall dan Leuwi Panjang), Cimahi-Padalarang, Cimahi-Cibeber, Cimahi-Cimindi, Cimahi-Cibeber via Contong, Cimahi-Cangkorah, dan Cimahi-Parongpong. Kemacetan tentu saja membuat panas apalagi jika terjadi pada siang hari, untung saja di jalan Sriwijaya Raya ini masih banyak pohon besar yang dapat mengurangi panasnya kota.
Subscribe to:
Posts (Atom)


-773580.jpg)
-774232.jpg)
-774569.jpg)
